Q.S. Faatir, : 32 tentang adanya 3 kelompok umat islam (SMK KLS XI Semester 1) Pel.2
Q.S. Faatir, : 32 tentang adanya 3 kelompok umat islam (SMK KLS XI Semester 1) Pel.2
ثُمَّ
أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ
ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ
بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ
1. Terjemahan ayat
Terjemahan Q.S. Faatir, 35 : 32
adalah :
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang
Kami pilih diantara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi
diri sendiri; ada yang pertengahan; dan
ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan *) dengan izin Allah. Yang
demikian itu adalah karunia yang besar.
*) menzalimi diri
sendiri ialah orang yang lebih banyak
kesalahannya daripada kebaikannya, dan “ pertengahan “ ialah orang yang
kebaikannya berbanding sama dengan kesalahannya, sedang yang dimaksud dengan “
orang yang lebih dahulu dalam berbuat kebaikan” ialah orang-orang yang
kebaikannya sangat banyak dan sangat jarang berbuat kesalahan.
2. Kandungan
o Allah
SWT mewariskan Kitab suci Al Qur’an kepada hamba-hambanya yang terpilih yaitu
umat Islam.
o Sikap umat Islam terbagi menjadi tiga golongan, yaitu 1).
golongan yang mengamalkan agamanya, tetapi juga masih lebih banyak berbuat
kejahatan/buruk; 2) golongan yang dalam pertengahan yaitu amal
kebajikannya berbanding dengan amal
keburukannya; 3) golongan selalu berbuat kebajikan sehiangga dalam beramal
selalu mendahulukan kebajikan dan menghindarkan berbuat jahat/dosa.
o Golongan umat Islam yang senantiasa dapat beramal baik
yang lebih banyak, mereka itulah yang mendapatkan karunia besar dari Allah SWT.
3. Penjelasan
Qur’an surat Faatir terdiri
atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makiyah, diturunkan sesudah surat
Al Furqan. Kata Faatir berarti
“ pencipta “ ada hubungannya dengan perkataan “ Faatir “ yang terdapat
pada ayat pertama surat ini. Pada ayat tersebut bahwa Allah adalah Pencipta
langit dan bumi. Pencipta malaikat-malaikat, Pencipta semesta alam yang
semuanya itu adalah bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.
a. kelompok dholimun
linafsihi atau kelompok yang menganiaya diri itu adalah kelompok yang
mengaku beragama Islam tetapi lebih banyak melakukan perbuatan kejahatan dan
dosa dari pada kebaikannya.
Kelompok ini adalah termasuk golongan yang merugi, nanti di akherat akan
ditempatkan di neraka dan akan memperoleh siksa karena perbuatan dosanya. Namun
setelah mereka disiksa sesuai dengan kesalahan dan dosanya, mereka akan
mendapatkan ampunan dari Allah karena keimanannya sehingga dikeluarkan dari api
neraka. Hal ini berdasarkan hadis Rosulullah yang artinya :” akan keluar
dari neraka siapa saja yang mengucapkan LAAILAAHA ILLALLAH, sedangkan dalam
hatinya (hanya) ada kebaikan sebesar debu” (H.R. Buchori – Muslim, dan Tirmidzi)
b. kelompok muqtashid yakni, kelompok yang ada dipertengahan adalah
kelompok umat Islam yang perbuatan baiknya sebanding dengan perbuatan jahatnya.
Kelompok ini akan ditempatkan di A’raf yaitu tempat antara surga dan neraka.
Kemudian beberapa waktu yang telah ditetapkan Allah golongan ini lalu
dimasukkan ke dalam surga.
c. kelompok saabiqun
bil khoirooti adalah kelompok umat Islam yang lebih dahulu berbuat
kebajikan, mereka gemar berbuat kebaikan, tidak mau berbuat kejahatan atau
dosa. Kelompok ini akan memperoleh
kebahagiaan di dunia dan akherat. Di akherat akan ditempatkan di surga Adn
dengan segala fasilitas-fasilitasnya, seperti yang diterangkan dalam Q.S. Al
Fathir ayat 33 yang artinya : “(Bagi mereka) surga Adn, mereka masuk ke
dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiyasan dengan gelang-gelang dari emas,
dan dengan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya dari sutera”
Komentar
Posting Komentar