"Jangan Mudah Menyebarkan Setiap Berita"


"Jangan Mudah Menyebarkan Setiap Berita"

روى المغيرة بن شعبة رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ سَمع رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقولُ : إنَّ الله كره لَكم ثلاثا : قيْلَ وَقَالَ ، وَإضاعة المَالِ ، وَكثرة السؤالِ . (رواه البخاري و مسلم)
Artinya :
Diriwayatkan Al-Mughirah bin Syu'bah radhiyallahu 'anhu bahwa sesungguhnya ia mendengar Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla membenci tiga perkara : menyebarkan desas-desus, menghambur-hamburkan harta, banyak pertanyaan yang tujuannya untuk menyelisihi jawabannya." [Shahih Al-Bukhari no. 1477, dan lihat Shahih Muslim no. 1715]

Pelajaran yang terdapat pada hadits di atas :

1. Seorang Muslim jika ingin menyebarkan suatu berita, hendaknya ia mengecek kembali kebenarannya sebelum menyebarkannya. Mungkin saja, berita tersebut bersumber dari orang fasik atau pendusta atau musuh Islam atau sekedar dugaan belaka, yang efek negatifnya mungkin bisa merugikan si penyebar berita itu sendiri atau kaum Muslimin.
Abu Mas’ud radhiyallahu anhu pernah ditanya, “Apa yang pernah engkau dengarkan dari Rasulullah ﷺ tentang prasangka atau dugaan?. Ia menjawab, “Aku pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
بِئْسَ مَطِيَّةُ الرَّجُلِ زَعَمُوا .
"Dugaan-dugaan adalah sejelek-jelek sandaran seseorang." [Sunan Abu Dawud no. 4972. Hadits Shahih lihat Ash-Shahihah no.866]
2. Larangan menghamburkan uang.
3. Larangan banyak bertanya yang tidak ada manfaatnya.

Tema hadits yang berkaiatan dengan ayat Al-Qur'an :

1. Allah Swt. memerintahkan (kaum mukmin) untuk memeriksa dengan teliti berita dari orang fasik, dan hendaklah mereka bersikap hati-hati dalam menerimanya dan jangan menerimanya dengan begitu saja, yang akibatnya akan membalikkan kenyataan;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ ۞

"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum karena kebodohanmu,  yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." [QS. Al-Hujurat/49: 6]
   
والله اعلم بالصواب...
Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dimudahkan untuk beramal sholeh. Hanya Allah-lah yang memberi taufik dan hidayah...

        •┈••○❁🌻💠🌻❁○••┈•

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjemah sifaul janan bahasa Indonesia

Amalan Rabu terakhir wulan shofar (rabu wekasan)

Sholat Unsil Qobri